Recent Posts

    Ketahui Dampak Positif dan Negatif Penggunaan Gadget Dalam Pembelajaran Online / Daring

     


    Pada zaman modern seperti sekarang, teknologi gadget baik dari sisi penciptaan dan penggunaannya mengalami perkembangan yang sangat pesat.

    Kini, penggunaan gadget turut menyumbangkan sistem pembelajaran online/daring yang dapat diakses gratis dengan melalui suatu aplikasi virtual tatap muka, seperti Zoom.

    Sebagian yang lain menggunakan grup di media sosial, seperti WA dan Telegram yang hanya dapat melakukan pembelajaran secara tulisan/pesan.

    Pada masa pandemi seperti sekarang, keberadaan pembelajaran online ini sangat membantu dalam mencegah penyebaran virus corona yang makin masif.

    Sehingga, dengan adanya pembelajaran online ini murid sekolah maupun mahasiswa masih dapat melakukan aktivitas pembelajaran meski ruang gerak terbatas.

    Namun demikian, terdapat dampak positif dan negatif dari penyelenggaraan pembelajaran secara online/daring ini.

    Mari kita ulas bersama mengenai hal ini, berikut ulasannya :

    DAMPAK POSITIF

    1. Penggunaan gadget tepat sasaran

    Kita tahu bahwa kebanyakan murid atau mahasiswa mempergunakan gadget sebagai alat untuk menghibur diri.

    Dengan adanya pembelajaran online, gadget yang mereka pakai dapat bermanfaat untuk menunjang pendidikan mereka.

    Selain itu, diharapkan dengan adanya pembelajaran online dapat meminimalisir penggunaan gadget yang kurang bermanfaat.

    Alangkah lebih baiknya, murid atau mahasiswa dapat menyadari potensi dari gadget yang mereka miliki untuk dapat memanfaatkan fasilitas sebaik mungkin.

    2. Peserta didik memiliki banyak waktu bersama keluarga

    Salah satu hal positif yang dapat diambil ialah dengan banyak waktu bersama keluarga, murid atau mahasiswa dapat lebih mempererat hubungan antar sesama anggota keluarga.

    Peran orang tua juga sangat penting untuk perkembangan anak yang tengah mengalami perubahan sistem pembelajaran.

    Orang tua dapat mendampingi si anak dalam proses pembelajarannya, dengan begitu kedekatan antara orang tua dan anak akan terjalin dengan baik.

    Dengan suasana keluarga yang harmonis, murid atau mahasiswa dapat lebih bersemangat untuk mengikuti pembelajaran online di rumah masing-masing.

    3. Bisa belajar banyak hal di rumah

    Belajar tak melulu hanya di sekolah, di rumah pun anak didik dapat mengeksplor diri dengan banyak kegiatan positif.

    Seperti, belajar memasak, main gitar, bersih-bersih rumah.

    Dengan tersedianya banyak waktu luang di samping pembelajaran online secara intensif, anak didik bisa menekuni hobi dan belajar hal baru di rumah.

    DAMPAK NEGATIF

    1. Kemampuan bersosialisasi menurun

    Pada masa pandemi seperti sekarang, semua sekolah ditutup sementara digantikan dengan sistem pembelajaran online.

    Kita tahu di sekolah peserta didik dapat bertemu dengan banyak orang termasuk guru dan murid, kemampuan sosial tentu dibutuhkan ketika di sekolah.

    Namun, lain halnya jika pembelajaran online dilakukan. Pembicaraan lewat virtual tidak seintim pembicaraan secara langsung tatap muka atau fisik.

    Sebagai makhluk sosial, peserta didik dapat memenuhi kebutuhan sosial mereka dengan membuat kelompok belajar tetapi tetap wajib mematuhi aturan protokol kesehatan.

    2. Kekesalan terjadi dimana-mana akibat kurangnya fasilitas yang memadai

    Perlu kita ketahui, tidak semua orang memiliki gadget dan kuota internet.

    Selain itu, jangkauan sinyal juga menjadi masalah yang serius, sebab peserta didik tidak dapat mengikuti pembelajaran online dengan nyaman dan lancar.

    Hal itu biasanya terjadi di pedesaan atau daerah pelosok. Jangkauan sinyalnya tidak sebagus yang ada di perkotaan.

    Para orang tua dan murid pun menjadi kesal lantaran hal tersebut kurang mendapat perhatian dari pemerintah.

    Namun, sedikit demi sedikit kementerian pendidikan dan pemerintahan memberikan solusi atas hal tersebut.

    3. Ilmu tidak terserap dengan maksimal

    Ya, memang pembelajaran online tidak se-efektif pembelajaran langsung di sekolah.

    Jadi, yang dikhawatirkan ialah peserta didik kurang menangkap ilmu yang diajarkan.

    Pembelajaran online dinyatakan kurang efektif karena peserta didik tidak diawasi secara langsung oleh pengajar.

    Hal itu rentan menyebabkan peserta didik tidak fokus pada pelajaran yang disampaikan, sebab mudah teralihkan.

    4. Masalah pembentukan karakter anak

    Pembentukan karakter anak yang disiplin dan terpelajar tidak dapat terlaksana dengan baik.

    Sebab, kita tahu di sekolah anak didik selalu ditanamkan aturan-aturan sekolah yang dapat membentuk karakter terpelajar dan disiplin.

    Seperti, datang tepat waktu di sekolah, menjaga kebersihan lingkungan sekolah, dan lain sebagainya.

    Pembelajaran online tentu tidak diwajibkan seperti itu. Peserta didik hanya terfokus dengan pembelajaran umum dan tugas-tugas.

    Itulah beberapa dampak positif dan negatif dari penggunaan gadget untuk pembelajaran online/daring.

    Meski pembelajaran tidak senyaman di sekolah, sebagai pelajar yang baik haruslah dapat memenuhi kewajibannya yakni belajar.

    Meski ruang gerak terbatas, belajar online tetap harus menyenangkan dan masih bisa dinikmati.

    Semangat belajar ya!

    Semoga pandemi segera usai.

    Berlangganan update artikel terbaru via email:

    Belum ada Komentar untuk "Ketahui Dampak Positif dan Negatif Penggunaan Gadget Dalam Pembelajaran Online / Daring"

    Posting Komentar

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel