Recent Posts

    Tips Menjaga Eksistensi dan Memajukan Komunitas

     


    Bagi sebagian remaja, komunitas adalah ajang ekspresi diri yang luar biasa.

    Sehingga wajar jika banyak remaja yang ikut bergabung dalam beberapa komunitas sekaligus.

    Bagaimana dengan kamu, Sobat? Apakah kamu juga tipe orang yang gemar mengikuti komunitas?

    Omong-omong soal komunitas, ada satu hal yang cukup urgen, tetapi justru kerap menjadi persoalan. Yups, eksistensi.

    Saat ini, bukan hal sulit untuk membentuk komunitas.

    Asal ada kesamaan di antara kamu, entah dalam hal hobi atau yang lainnya, lalu kumpul bersama dan membuat sebuah nama. Jadilah komunitas.

    Hal yang sulit adalah menjaga eksistensinya.

    Ssst, apa sih eksistensi itu?

    Dilansir Wikipedia, eksistensi berasal dari bahasa Latin, existere, yang artinya muncul, ada, timbul, memiliki keberadaan aktual.

    Di era digital seperti saat ini, dalam dunia komunitas, eksistensi adalah tantangan bagi setiap penggiatnya.

    Nah, apakah hal ini juga terjadi di komunitasmu? Jika iya, mari simak beberapa tips menjaga komunitas agar senantiasa eksis berikut.

    Let’s check this out!

    1. Jaga Komitmen

    Semangat kebersamaan di awal pendirian komunitas biasanya sangat solid, tapi seiring perkembangan waktu, semangat itu perlahan surut dan suruuut.

    Maka, dalam komunitas butuh yang namanya komitmen.

    Jujur, kamu punya hak untuk tidak aktif lagi dalam komunitasmu, tapi bila peran kamu dalam komunitas adalah peran penting sebagai motor penggerak, terus kamu berhenti, selamat komunitasmu akan mati seketika.  

    2. Punya Tujuan, Kegiatan, dan Evaluasi

    Yang dimaksud tujuan adalah proyeksi ke depan mau apa berkomunitas, dan mau dibawa kemana komunitas itu di masa mendatang.

    Untuk menetapkan tujuan yang baik, komunitas harus punya kegiatan dan evaluasi di setiap perkembangannya.

    Tujuan tanpa diadakan event, tidak akan tercapai. Lakukan kegiatan secara rutin dan susun agenda berkala untuk waktu mendatang.

    Setiap kegiatan harus terukur pencapaiannya. Evaluasi adalah metode meningkatkan kualitas dari setiap kegiatan.

    3. Kolaborasi dengan Komunitas Lain

    Tidak ada yang paling super dari sebuah komunitas. Selalu ada lebih dan kurangnya.

    Komunitas yang eksklusif cenderung ‘itu-itu’ saja karena merasa paling hebat dan sempurna.

    Kolaborasi adalah solusi menjaga eksistensi komunitas dalam berkegiatan.

    Kolaborasi adalah wadah perjuangan bersama untuk mencapai tujuan.

    Namun perlu dicatat, bahwa kolaborasi tetap memegang prinsip duduk sama rendah, berdiri sama tinggi.

    Jangan menganggap komunitas lain rendahan, anak baru, atau komunitas kemarin sore. Tetap apresiasi mereka dengan baik dan hargai keterlibatannya.

    4. Berinovasi

    Dalam kegiatan komunitas yang diadakan secara berkala, harus ada kreasi inovasi baru.

    Jika tetap stagnan di level ‘itu-itu’ saja, apa yang menarik untuk dilihat? Bosan dong.

    Ciptakan inovasi baru, jangan takut berkreasi! Dengan inovasi baru, komunitasmu akan naik kelas dan akan memperoleh apresiasi yang lebih meningkat.

    Terus berkarya, karena penemuan barumu akan membawa komunitasmu lebih maju, inilah wujud eksistensi.

    5. Regenerasi dan Berbagi

    Dari sisi usia, setiap tahun kita akan bertambah tua. Ciptakan regenerasi agar komunitas tetap eksis.

    Berbagilah kesempatan pada anggota muda. Beri mereka kepercayaan untuk berkreasi dan mengembangkan komunitas.

    Jika tidak ada penambahan anggota baru, komunitasmu masuk kategori kenangan. Misal komunitas alumni SD/SMP.

    Di sana kamu hanya menjaga kenangan indah masa-masa sekolah. Namun, jika tujuan komunitas lebih spesifik, kamu harus memikirkan regenerasi dan berbagi dengan mereka yang baru.

    6. Butuh Dana? Bikin Usaha Komunitas!

    Biasanya, komunitas terbentuk atas dasar sama-sama senang, maka masalah dana kerap tak jadi masalah.

    Bisa swadaya, dengan iuran dan sebagainya. Namun, tetap perlu dipikirkan untuk membuka usaha ekonomi kreatif sebagai sumber penghasilan dari komunitas, ya!

    7. Show The World

    Jangan simpan sendiri kiprah komunitasmu, perkenalkan kehebatanmu pada dunia.

    Viralkan komunitasmu agar dunia luar mengapresiasi karya-karyamu. Dari sana komunitasmu bisa tumbuh.

    Demikian tips agar eksistensi komunitasmu tetap terjaga. Banyak anggapan komunitas tertentu hanya seperti jamur di musim hujan, berganti musim dan selanjutnya mati.

    Meniru itu mudah, tapi tetap eksis dengan komunitasmu adalah tantangan.

    So, mau sampai kapan komunitasmu tetap ada? Semua bergantung pada kalian para anggota.

     

    Sumber Referensi : Menjaga Eksistensi Komunitas dan Tips-Tips Remaja Lainnya karya Tim Penulis Smart Media  

    Berlangganan update artikel terbaru via email:

    Belum ada Komentar untuk "Tips Menjaga Eksistensi dan Memajukan Komunitas "

    Posting Komentar

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel