Recent Posts

    13 Cara Berbakti Kepada Orang Tua yang Kita Sayangi

    Cara Berbakti Kepada Orang Tua yang Kita Sayangi

    Invesiana.com – Sebagai anak yang patuh dan taat kepada kedua orang tua sudah semestinya kita harus selalu berbakti pada mereka.

    Selagi orang tua masih hidup sebisa mungkin kita lakukan berbagai cara untuk dapat menyenangkan hati mereka. Kalau pun orang tua sudah meninggal, kita tetap wajib berbakti dengan cara berdo’a dan mengamalkan kebaikan yang orang tua telah ajarkan kepada kita.

    Menjadi anak durhaka adalah satu hal yang benar-benar harus kita hindari. Apalagi kalau kita sampai mengabaikan mereka, hal itu pasti sangat menyakiti hati orang tua. Jangan sampai itu terjadi, jangan pernah.

    Mengingat waktu kecil adalah hal baik yang dapat kita lakukan untuk meredam emosi ketika bersitegang dengan orang tua. Selalu kenang hal-hal baik yang pernah terjadi, dengan begitu kata-kata yang tidak sepantasnya keluar dari mulut sang anak dapat tersumpal rapat.

    Oleh karena itu, sesering apapun kita bertentangan dengan orang tua dan segalak-galaknya orang tua memarahi kita, berbakti kepada mereka tetaplah menjadi hal yang utama.

    Ada banyak cara berbakti kepada orangtua, baik melalui sikap maupun perbuatan yang membuat hati orang tua kita senang. Baik, inilah cara-cara yang dapat saya uraikan :

    1.    Berinisiatif membantu orang tua

    Zaman sekarang, anak-anak yang sibuk dengan dirinya sendiri sangat mudah mengabaikan perintah orang tua. Ketika orang tua sudah beberapa kali mendesak sang anak untuk mengerjakan sesuatu, barulah anak itu mulai bergerak dengan hati yang kesal.

    Hal itu sangat umum terjadi pada anak muda zaman sekarang yang terkenal dengan “kaum rebahan”. Kebiasaan buruk ini tentu membuat hati orang tua kesal, sebab anak seringkali tidak mengindahkan perintah orang tua.

    Untuk itu, jangan sampai kebiasaan buruk ini berlarut-larut ada pada diri kita. Sebisa mungkin kita seharusnya berusaha meringankan beban mereka, entah itu dengan membantu pekerjaan rumah atau merawat orang tua baik dalam keadaan sehat maupun sakit. Hal itu dilakukan harus dilandasi atas dasar kemauan sendiri atau inisiatif sehingga kita dapat menjalaninya dengan ikhlas.

    2.    Berbicara dengan etika yang sebaik-baiknya

    Ketika berhadapan dengan orang tua, sudah sewajarnya kita harus menunjukkan rasa hormat dan penuh sopan santun. Saat berbicara dengan mereka pun juga harus dengan tutur kata yang lemah lembut.

    Hal-hal yang perlu dihindari ketika berbicara dengan orang tua, yakni mengatakan “Ah” ketika dipanggil maupun diperintah dan menunjukkan ketidaksukaan dengan mendenguskan napas keras. Jangan pula berkata dengan nada keras seperti membentak dan menghardik mereka. Berkatalah dengan ucapan yang sebaik-baiknya agar hati mereka tentram dan bahagia.

    3.    Menaati perintah dan jangan menunda-nunda

    Ketika orang tua memberi perintah kepada kita, alangkah baiknya perintah itu dilaksanakan segera mungkin. Selama perintah itu tidak mengandung unsur maksiat dan dosa, perintahnya wajib kita laksanakan.

    Jangan sampai menunda-nunda perintahnya hingga membuatnya kesal. Kalau pun ada halangan segera diskusikan ke orang tua, jika orang tua mengizinkan maka perintahnya dapat dilaksanakan di lain waktu.

    4.    Memberi sebagian harta saat mendapat rezeki

    Orang tua mana pun akan bangga melihat anaknya peduli dengan kebutuhan materi keluarga. Kita yang sudah bekerja sudah selayaknya memperhatikan hal itu.

    Jangan ada sifat pelit kalau soal memberi terlebih kepada orang tua yang telah berkorban membiayai kita sewaktu dalam pengasuhannya. Selama kita memberi sebagian harta yang halal, maka keberkahan akan melimpahi diri kita dan kemudahan rezeki akan dilancarkan oleh Sang Maha Kuasa.

    5.    Mengamalkan ajaran baik dari orang tua

    Sebagai anak yang taat, ajaran kebaikan dari orang tua patut kita amalkan dan bila perlu sudah menjadi kebiasaan baik yang melekat pada diri kita.

    Sebagai contohnya, orang tua kita sering kali memberi sebagian hasil panen buah kepada orang yang membutuhkan, maka amalan kebaikan itu selayaknya kita tiru dan kerjakan sebagaimana orang tua kita mengerjakannya. Hal itu merupakan wujud bakti kita kepada orang tua yang telah mengajari hal-hal baik nan bijak dalam kehidupan.

    6.    Sering mengunjungi rumah orang tua

    Ketika diri ini sudah berkeluarga, kedekatan antara orang tua dengan kita pun semakin berjarak. Tidak hanya dalam kondisi sudah berkeluarga, anak rantau juga mengalami hal yang serupa. Seorang perantau selalu ingin menyempatkan pulang ke rumah orang tua untuk melepas rasa rindu. Tidak bisa sesering mungkin mengunjungi rumah orang tua, namun seorang perantau selalu ingin menyempatkan setidaknya menanyai kabar orang tua lewat smartphone.

    Kita yang mungkin sudah berkeluarga dan jarak dari rumah sendiri ke rumah orang tua tidak jauh, selalu sempatkan untuk menjenguk mereka. Jangan sampai kita terlena dengan kebahagiaan keluarga sendiri sampai-sampai melupakan kebahagiaan orang tua.

    Sebab, orang tua juga memerlukan perhatian dari anaknya meski sudah berkeluarga. Selain itu, ketika berkunjung ke rumah orang tua bawa serta pasangan dan anak-anak, karena orang tua kita juga menantikan kehadiran cucu-cucunya yang tercinta.

    7.    Menerima nasehat dan mendengarkan ucapannya dengan penuh takzim

    Sebagai manusia kita pasti tidak luput dari kesalahan. Orang tua seringkali menasehati jika kita melakukan kesalahan. Tugas kita adalah mendengarkannya dengan hati yang lapang dan menerima nasehatnya.

    Hal itu dilakukan agar kita terbiasa mengevaluasi diri lewat nasehat-nasehat yang orang tua ucapkan. Meski terkadang orang tua menyampaikannya dengan nada kesal, kita tetap harus menerimanya dengan kepala dingin.

    8.    Memperhatikan kesehatan orang tua

    Orang tua kita yang renta dan sudah lanjut usia sangat rawan mengalami masalah kesehatan. Tugas kita adalah merawatnya dengan sepenuh hati dan menjaganya dari hal-hal yang dapat memperburuk kesehatan mereka.

    Sebisa mungkin jangan biarkan orang tua mengalami kelelahan yang berlebih, kalau pun orang tua mengalami kelelahan kita-lah yang merawatnya. Misalnya, dengan memijat kaki, pundak, dan tangan. Selagi orang tua masih hidup, jangan sepelekan masalah kesehatan mereka. Selalu perhatikan kesehatannya dengan penuh perhatian.

    9.    Menjaga nama baik orang tua

    Nama baik orang tua di mata masyarakat dan saudara hendaklah kita jaga dengan erat. Jangan sampai nama orang tua menjadi tercemar oleh sebab kita sebagai anak tidak mampu menjaga perilaku di mata umum.

    Jika perilaku kita baik maka nama orang tua juga ikut terjaga dengan baik. Seandainya ada yang mencemarkan nama baik orang tua kita dengan niat menjatuhkan martabat, maka sudah menjadi kewajiban kita untuk membersihkan dan membelanya.

    10.  Segera datang ketika orang tua memanggil

    Seringkali kita menyepelekan hal mendasar ini. Ketika orang tua memanggil saat kita sedang malas-malasnya, kita enggan untuk menghampiri dan membalas dengan ucapan keras “Sebentar!” pada mereka.

    Kebiasaan buruk ini hendaknya kita hentikan dengan segera. Sebab, lewat hal mendasar inilah yang menyebabkan kebiasaan buruk semakin menjadi-jadi hingga dapat berujung melawan orang tua.

    Kesimpulannya, bentuk kepatuhan kita sebagai anak berbakti pada orang tua sangat terlihat dari hal yang tampak sepele ini.

    11.  Tunjukkan kasih sayang pada mereka

    Sayangilah kedua orang dengan mulai menebarkan senyuman pada mereka. Lalu, mencium kedua tangan serta memeluk erat tubuh mereka.

    Hal itu tentu membuat orang tua nyaman dan merasa beruntung memiliki kita sebagai anaknya. Karena semakin kita beranjak dewasa, jarang sekali bahkan tidak pernah memeluk erat tubuh orang tua kita sendiri. Hal sederhana namun bermakna itu sungguh terasa mengharukan.

    12.  Selalu mendo’akan keselamatan orang tua

    Sebagai bukti cinta kita kepada orang tua, do’a adalah penyampaian paling murni kepada Sang Maha Pencipta agar sesuatu yang diharapkan yakni keselamatan orang tua dapat terkabul.

    Baik do’a secara terang-terangan maupun diam-diam, intinya kita sebagai anak berbakti selalu ingin mendo’akan yang terbaik untuk orang tua.

    13.  Selalu minta restu dan ridha orang tua

    Ketika kita sedang memutuskan sesuatu, entah itu ingin bepergian ataupun hal lainnya jangan lupa untuk selalu libatkan orang tua di dalamnya. Selama kita belum lepas dari pengasuhannya, kita wajib untuk meminta restu dan ridhanya atas keputusan yang kita ambil. Baik itu dalam hal sepele maupun hal besar.

    Itulah cara-cara berbakti kepada orang tua yang dapat kita lakukan agar senantiasa menyenangkan hati mereka.

    Semoga bermanfaat.      

    Berlangganan update artikel terbaru via email:

    Belum ada Komentar untuk "13 Cara Berbakti Kepada Orang Tua yang Kita Sayangi"

    Posting Komentar

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel